Asal-Usul / Legenda Desa Kapongan
Sekitar tahun 1823, datanglah sekelompok pendatang dari Pulau Madura ke wilayah yang kini dikenal sebagai Desa Kapongan. Rombongan ini dipimpin oleh empat tokoh yang kemudian dikenal dengan sebutan Para Buyut / JUJU' (Bahasa Madura ), yaitu:
1. Buyut Jasa
2. Buyut Sarse
3. Buyut Dunung
4. Buyut Padi
Keempat tokoh tersebut datang dengan tujuan membuka lahan dan membangun kehidupan baru. Mereka menetap di wilayah yang subur ini dan mulai menata pemukiman serta lahan pertanian bersama para pengikutnya.
Asal mula nama “Kapongan” berawal dari kebiasaan para Buyut / Juju' tersebut yang sering berkumpul di sebuah tempat bernama Sumur Tanto. Hingga kini, sumur tersebut masih ada dan terawat dengan baik, bahkan dijadikan situs sejarah desa serta menjadi lokasi acara selamatan desa setiap tahun.
Di tempat inilah para Buyut / Juju' bermusyawarah dan menampung berbagai gagasan untuk membangun Bendungan Sampean Lama. Dalam musyawarah tersebut, mereka menyebut saluran air yang dibuat sebagai “Saluran Kapongan”, yang berasal dari kata “Panampongan” ( tempat untuk menampung air).
Lama-kelamaan, istilah “Kapongan” dikenal luas oleh masyarakat sekitar, hingga akhirnya wilayah itu resmi dinamakan Desa Kapongan.
Letak Geografis dan Batas Wilayah
Desa Kapongan merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Kapongan, bagian utara Kabupaten Situbondo. Secara geografis, desa ini memiliki luas wilayah sekitar 310,8 hektar dengan topografi tanah datar pada ketinggian antara 0–5 meter di atas permukaan laut.
Adapun batas-batas wilayah Desa Kapongan adalah sebagai berikut:
Sebelah Utara : Desa Kesambirampak
Sebelah Timur : Desa Landangan dan Desa Peleyan
Sebelah Selatan : Desa Juglangan (Kecamatan Panji)
Sebelah Barat : Desa Panji Lor dan Desa Kesambirampak
Wilayah Desa Kapongan terbagi menjadi tiga dusun, dengan kondisi infrastruktur yang terus berkembang. Sebagian besar jalan lingkungan telah beraspal dan mudah dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Jarak antara Kantor Desa Kapongan dengan Kantor Kecamatan Kapongan hanya sekitar 1,1 km, sehingga akses pelayanan publik dapat ditempuh dengan mudah dan cepat.
Kepemimpinan Desa Kapongan
Sejak berdirinya hingga saat ini, Desa Kapongan telah mengalami beberapa kali pergantian kepemimpinan. Berdasarkan catatan para sesepuh dan sumber masyarakat, berikut adalah daftar Kepala Desa Kapongan dari masa ke masa:
1. Jamidin Suringgati (1946 – 1952)
2. Supat (1953 – 1959)
3. Suyoto (1952 – 1959)
4. Tajab (1960 – 1969)
5. Samud (1970 – 1977)
6. Sarip (1978 – 1983)
7. Acis Suryo Adi Laksono (1984 – 2001)
8. Untung Slamet (2002 – 2013)
9. Yuli Rahman, S.Pd (2014 – 2019)
10. Hendro Adi Suryono (2020 – sekarang)
Kepemimpinan para Kepala Desa ini menjadi bagian dari perjalanan panjang Desa Kapongan menuju kemajuan dan kemandirian.
Penutup
Dari kisah kedatangan para Buyut Madura pada tahun 1823 hingga masa kepemimpinan modern saat ini, Desa Kapongan telah tumbuh menjadi desa yang maju, mandiri, dan berperan penting dalam pembangunan wilayah Kecamatan Kapongan.
Semangat gotong royong, kebersamaan, dan nilai-nilai luhur peninggalan para pendahulu masih terjaga dan diwariskan kepada generasi penerus. Dengan semangat tersebut, masyarakat Desa Kapongan terus melangkah menuju masa depan yang lebih baik, tanpa melupakan akar sejarah dan budaya leluhurnya.